Sabtu, 18 Januari 2014

Cara Hindari Stretch Mark Saat Hamil

Cara Hindari Stretch Mark Saat Hamil
Cara Hindari Stretch Mark Saat Hamil
Bagi wanita atau ibu yang telah melahirkan, biasanya di pusingkan oleh selulit atau stretch mark yang mengangu atau merusak penampilan Anda. Dan bagai mana akan terhindar selulit atau stretch mark padaa masa kehamilan atau paska melahirkan?

a. Penyebab selulit atau stretch mark

Selulit atau stretch mark merupakan timbulnya garis-garis berwarna merah muda pada kulit.  Lama kelamaan, garis merah ini akan menjadi berubah garis warna putih. Sretch mark atau selulit muncul karena kulit mengalami peregangan dan elasitas kulit tidak memadahi menangani peregangan yang terjadi. Akibatnya, kulit seperti menjadi pecah dan tibul garis-garis guratan tersebut.

Pada sebagian wanita hamil stertch mark atau selulit  tidak bisa di elakan. Biasanya selulit atau stretch mark muncul di saat usia 3-5 bulan. Saat peregangan terjadi, kemunculan stertch mark atau selulit guratan biasanya disertai rasa gatal. Jika di garuk serasa berlebihan, dapat menyebabkan luka pada kulit Anda. Tapi, kemunculan stertch mark atau selulit tergantung keelastisan kulit setiap orang. Jiga seseoarang memiliki kulit elastis, kemungkinan saat hamil dam setelahnya tidak akan timbul stertch mark atau selulit. Biasanya stertch mark atau selulit sifatnya genetik. Jiga ibu Anda tidak mengalami stertch mark atau selulit, maka Anda dapat terhindar dari juga masalah ini.

Ini merupakan hal wajar, karna wanita hamil mengalami pembesaran pada kulit seebagai tanda berkembangnya janin pada rahim. Wanita atau ibu hamil bisa mengalami kenaikan berat badan yang cukup sinikfikan. Rata-rata, minimal kenaikan berat badan 10 kg terjadi pada wanita hamil. Sehinga kulit meregang tidak hanya di bagian perut aja, juga pada lengan, payudara, pingul, paha, dan bokong. Di bagian tubuh inilah yang menjadi tempat faforit munculnya stertch mark atau selulit.
stertch mark atau selulit juga bisa terjadi pada seseorang yang dulunya kegemukan dan berubah jadi kurus, maupun sebaliknya orang kurus menjadi kegemukan.

Pada wanita atau ibu hamil yang telah melahirkan, garis-garis akan memudar setelah paska melahirkan (bayi lahir), umumnya tidak bisa hilang 100% karna telah terjadi robekan yang terjadi robekan di bawah jaringan kulit. Itulah sebabnya, stertch mark atau selulit menjadi sesuatu yang menakutkan bagi wanita atau ibu hamil.

b. Mencegah stertch mark atau selulit

Untuk mencegah atau meminimalkan timbulnya stretch mark atau selulit, Anda bisa mencoba beberapa tips berikut di bawah ini:

1. Tingkatkan elasititas kulit di dalam tubuh. Caranya deengan mengomsumsi vitamin dan meneral yang mampu membuat kulit menjadi elastis. Atau, dengan cara alami. Anda bisa memperbanyak kosumsi sayur, buah dan minum air putih.

2. Pertahankan kulit agar tetap lebab. Oleskan losein pada kulit atau Anda bisa mengunakan cream anti stretch marck atau selulit yang khusus untuk wanita hamil. cream ini biasanya lebih lebab di bandingkan dengan cream biasa. Pengunaan cream bisa di lakugan sejak dini, sejak kandungan masih kecil dan belum terjadi perengangan pada kulit.

3. Perawatan setelah melahirkan. Setelah melahirkan, Anda tetap mengunakan cream tersebut biar dapat melembabkan atau mengurangi stertch mark atau selulit. Hanya saja, jiga telah timbul, biasnya agak sulit untuk di hilangkan.

Stertch mark atau selulit memang dapat menganggu ppenampilan. Tetapi, hendaknya ini tidak membuat Anda kehilangan percaya diri. Dengan perawatan yang baik, semog stertch mark atau selulit dapat di hindarkan.



Dapatkan artikel terbaru seperti Cara Hindari Stretch Mark Saat Hamil langsung ke Email kamu..!!!


Ada 0 komentar untuk Cara Hindari Stretch Mark Saat Hamil

Posting Komentar